FOR KNOWLEDGE AND HUMANITY   |  

Workshop Penulisan Laporan Penelitian

presentasi

Hari Senin, tgl 4 Desember 2006, kami berangkat dalam beberapa rombongan terpisah menuju lokasi penyelenggaran workshop penulisan laporan hasil penelitian tentang hak minoritas tahun kedua. Ada yang berangkat dari Yogyakarta, ada pula yang langsung terbang dari Jawa Timur. Beberapa yang lain berangkat dari Jakarta dan Depok. Para peneliti yang datang dari luar kota semuanya tiba lebih dahulu daripada rombongan Jakarta dan Depok. Ketika seluruh rombongan akhirnya tiba satu persatu, waktu sudah hampir pukul 14 petang. Rombongan dari Depok, yang jaraknya paling dekat ke lokasi, justru datang paling belakangan.

diskusi
Sesuai rencana pada tanggal 4-6 Desember 2006, workshop penulisan pertama, yang bertujuan untuk mendiskusikan hasil temuan lapangan (field research) para peneliti di empat lokasi penelitian, telah dilaksanakan di kesunyian alam pedesaan, GG House, Gadog, Ciawi, Bogor. Semua peneliti lapangan dan Tim Interseksi hadir. Para peneliti, dalam acara tersebut, telah mempresentasikan temuan-temuan lapangannya dengan kapasitas datanya masing-masing, dan juga ditimpali dengan dialog-dialog kritis, baik oleh TIM Interseksi maupun teman-teman sesama peneliti yang terlibat. Acara berlangsung secara santai dan guyub, tanpa menghilangkan kualitas diskusi.

paveway

Semua peserta peneliti berusaha tampil sebaik mungkin mempresentasikan draft naskah laporannya masing-masing. Ada empat orang peneliti yang telah menyelesaikan riset lapangan: Heru Prasetia untuk wilayah komunitas Tolotang, Sulawesi Selatan; Uzair Fauzan untuk komunitas Parmalim, Sumatra Utara; Amin Mudzakir untuk komunitas Ahmadiyah, Cianjur, Jawa Barat; dan Paring Waluyo untuk komunitas Tengger, Jawa Timur. Selain keempat orang peneliti tersebut, program riset Interseksi tahun ini juga melibatkan seorang peneliti hukum untuk mengkaji aspek-aspek legal problem kelompok-kelompok komunitas minoritas di Indonesia. Indriawati Dyah Saptaningrum, sehari-hari bekerja di Elsam, Jakarta, kami undang untuk membantu Interseksi membangun argumentasi legal yang memadai atas hasil-hasil temuan para peneliti lapangan.
nulis

Secara umum, dari presentasi masing-masing tergambar bahwa para peneliti telah berhasil mengumpulkan banyak data lapangan, yang berguna untuk proses penulisan ke depan, meskipun kumpulan data tersebut belum terstruktur dan sistematik dalam suatu laporan yang utuh. Tetapi, arena ini memang tidak difokuskan untuk tujuan itu. Arena ini lebih bermaksud tidak saja untuk mendiskusikan draft laporan lapangan, tetapi juga membuat out line penulisan untuk kepentingan publikasi sebagai output dari riset. Singkatnya, belum ada kepentingan untuk hadirnya suatu laporan lapangan yang sempurna. Direncanakan pada bulan Februari 2007 akan diadakan workshop penulisan kedua, yang akan menitikberatkan pada konten dan koherensi gagasan secara keseluruhan. Pada saat ini para peneliti diberi waktu untuk membuat draft laporan untuk publikasi buku yang akan didedah lagi pada workshop penulisan ke dua. Untuk melihat notulasi acara dapat menghubungi Interseksi.