Refleksi Atas Agenda dan Strategi Politik Gerakan Sosial di Indonesia


gerakan sosial lawan apa?


  • Tema: Refleksi Atas Agenda dan Strategi Politik Gerakan Sosial
  • Pembicara: Sapei Rusin (Ketua Badan Pelaksana Perkumpulan Pergerakan, Bandung)
  • Tgl/Jam: Kamis, 22 Mei 2008, Jam 15.00 - selesai
  • Tempat: Kantor Yayasan Interseksi
  • Makalah: dibagikan hanya kepada peserta diskusi
  • Konfirmasi: 021-7820444 (dengan Nia)


Gerakan sosial (social movement) adalah salah satu terminologi yang paling banyak dibicarakan dalam khasanah teori-teori sosial modern. Tapi tidak banyak yang sadar bahwa konteks dan karakter gerakan sosial di Indonesia telah, sedang dan terus akan berubah. Selain perubahan konteks dan karakter gerakan, penting untuk dikaji bagaimana massa rakyat menghadapi pagelaran kuasa, dan bagaimana (sebagian) eksponen utama dan pendukung gerakan-gerakan rakyat tersebut menafsirkannya, menghadapi kesempatan politik yang tersedia dan merumuskan tantangan-tantangan utama yang dihadapinya, serta pada saatnya memilih dan melancarkan aksi kolektif yang mereka andalkan. Paper ini berangkat dari pengalaman penulisnya yang hampir satu dekade lebih terlibat dalam beberapa model gerakan sosial di Indonesia.

Seperti apa bentuk pilihan agenda dan strategi politik yang diambil oleh gerakan-gerakan sosial yang ada di Indonesia setelah kekuasaan Suharto berkahir, itu akan menjadi tema yang dibahas oleh Sapei Rusin, Ketua Badan Pelaksana Perkumpulan Pergerakan, sebuah organisasi non pemerintah yang berbasis di Bandung, Jawa Barat dalam diskusi bulanan Yayasan Interseksi kali ini.
|