Literasi dan Pendidikan Multikultural
May 26, 2006/ 16:02 | Filed in: ESSAY
Multikulturalisme melihat kemajemukan sebagai basis penyelenggaraan relasi-relasi sosial antar warga negara. Dalam konteks politik, multikulturalisme merekomendasikan kebijakan yang memungkinkan negara berdiri tegak menjamin diversitas kultural tidak saling melumat satu sama lain. Salah satu bentuk ramifikasi gagasan multikulturalisme adalah dalam penyelenggaraan pendidikan nasional yang bukan hanya adaptif terhadap konteks sosial di mana proses belajar dilakukan, melainkan juga mampu mendorong peserta didik melihat perbedaan sebagai azas hubungan dengan sesama. Dalam "Literasi, Properti, Jatidiri", novelis Sofie Dewayani mengulas satu soal krusial dalam dunia pendidikan kita saat ini. Ia memberi tekanan pada partikularitas lokal yang seharusnya menjadi sebuah imperatif baru dalam menentukan muatan materi pendidikan di sekolah. Baginya, literasi tidak harus berarti orang menjadi terasing dari lingkungan hidupnya. Baca selanjutnya>>