FOR KNOWLEDGE AND HUMANITY   |  

Diskusi tentang Massa, Teror, dan Trauma bersama Budi Hardiman

For English please read bellow.
teror

Tgl. 21 Juni 2006 Yayasan Interseksi akan kembali mengadakan diskusi rutin bulanan. Kali ini kami mengundang Dr. Franciso Budi Hardiman sebagai pembicara, yang secara khusus akan memaparkan kajian diskursus tentang massa, teror, dan trauma. Topik ini tentu saja sangat relevan dengan konteks kondisi dunia saat ini, ketika terorisme sudah nyaris seperti CocaCola: hadir kapan saja dan di mana saja, tanpa pernah sepenuhnya bisa kita duga. Dr. Hardiman adalah seorang filsuf yang sehari-hari mengajar di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta, dan baru-baru ini telah mempublikasikan buku terbarunya dengan topik yang juga menjadi subjeks diskusi ini. Sejak lebih satu dekade yang lalu, nama Budi Hardiman juga sudah dikenal luas di kalangan pembaca teori-teori sosial (kritis), terutama melalui serangkaian karyanya yang secara khusus membahas pemikiran filsuf Jerman pewaris terjauh Aliran Frankfurt, Jurgen Habermas. Erudisinya pada bidang filsafat akan membantu mencerahkan pemahaman kita tentang banyak soal yang belakangan ini benar-benar menghantui hidup kita: terorisme.

Seperti diskusi-diskusi sebelumnya, forum kita kali ini juga didedikasikan bagi peserta yang sangat terbatas jumlahnya. Karena itu pastikan kehadiran Anda melalui 021-79192676 (Amel) pada jam kerja atau melalui email ke INTERSEKSI AT GE-MAIL DOT COM. Untuk informasi lebih lanjut silakan dibaca TOR diskusinya, dan untuk melihat jadwal diskusi bulanan kami silakan dilihat pada halaman Agenda.


On Wednesday, 26 June 2006 the Interseksi Foundation is convening a discussion with Dr. Francisco Budihardiman as the speaker. The topic of the discussion is on "discourse on mass, terror, and trauma". This particular topic is extremely crucial in current situation when terrorism is almost like Cocacola; anytime, anywhere it haunts us without us being aware of. Dr. Hardiman is a philosopher from the Jakarta-based Driyarkara School of Philosophy. He has just recently published a book entitled Memahami Negativitas. Diskursus tentang Massa, Teror, dan Trauma (Understanding Negativity. Discourse on the Mass, Terror, and Trauma) (Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2005). His name has been widely known to those interested in critical social theories in Indonesia, since he has published several works discussing the ideas developed by one of the most important figures of the Frankfurt School, Jurgen Habermas. His erudition in philosophical discourses will help enlighten us on terrorism and its impacts to our civilization.

The discussion is only for very limited participants. So please confirm your participation either by phone at 021-79192676 (Amel) at work hour or by email to
INTERSEKSI AT GE-MAIL DOT COM. For further information please go to our Agenda page.