FOR KNOWLEDGE AND HUMANITY   |  

Catatanku Sebagai Evaluator Penelitian di Sumatera Utara

Posted by M. Nurkhoiron. Program Director, the Interseksi Foundation


Sabtu, 7 Oktober 2006

Rencanaku ke Medan mengevaluasi proses penelitian Uzair memang aku rencanakan sesuai dengan Jadwal acara pernikahan putri Bapak Maruli Sirait –salah satu tokoh Parmalim di Sumatera utara yang katanya akan dilakukan hari hari senin, 9 Oktober 2006. Saya sengaja menyesuaikan jadwal ini biar kelak di lapangan kita bisa lebih akrab dengan Parmalim, terutama Uzair yang hanya menghabiskan waktu selama satu bulan. Tentu jadwal penelitian yang terlalu pendek, pasti akan sulit mendapatkan momen yang tepat untuk mengenalkan ke banyak orang mengenai rencana penelitian ini, dan apalagi menghubungi mereka dengan cara yang cepat dan sebisa mungkin bisa akrab dengan komunitas yang kita teliti.

***


Aku datang di Medan siang, sekitar Jam 11.00. Uzair menjemput saya di bandar Udara Polonia. Meskipun saat ini masih bulan ramadlan, aku tidak puasa, meskipun sudah merencanakannya. Karena di pesawat tiba-tiba badanku lemas, dan kepalaku nyaris pusing. Uzair juga tidak puasa, katanya dia tidak sempat sahur dan seringkali kalau tidak sahur dia merasa lapar di terik matahari Medan. Suasana di Medan nampak tidak jauh beda dengan bulan sebelumnya. Meskipun bulan ramadhan, orang-orang di Medan tidak canggung merokok, minum dan makan-makan di warung dalam suasana terbuka. Tidak ada rasa canggung, dan semuanya berjalan biasa-biasa saja . Yang puasa dihormati, meskipun penghormatan itu berlangsung dalam suasana yang tidak berlebihan. Biasanya warung-warung muslim tetap dibuka, tapi sedikit ditutupi, agar kelihatan tidak mencolok. Baca selanjutnya >>